Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 22:53 WIB
Harga Lelang Gula di Jabar Naik
Timbuktu Harthana | Rabu, 22 Juli 2009 | 19:45 WIB
|
Share:

CIREBON, KOMPAS.com - Harga gula di Jawa Barat dari hasil lelang periode keempat kembali naik, yaitu pada kisaran Rp 6.760-Rp 6.861 per kilogram, setelah sempat turun saat lelang periode ketiga, hanya Rp 6.691 per kg. Penyebabnya, jumlah investor gula yang ikut lelang lebih banyak dari periode sebelumnya.

Lelang gula periode keempat produksi PT Pabrik Gula Rajawali II Cirebon, dilakukan di kantor Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Jabar, Rabu (22/7) siang. Jumlah gula yang dilelang sebanyak 1.711,836 ton, dari empat pabrik gula yang dikelola PG Rajawali II, yaitu PG Tersana Baru (634,816 ton), Karangsuwung (518,135 ton), Sindang Laut (462,296 ton), dan Jatitujuh 96,190 ton). Lelang diikuti delapan investor dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jakarta.

Harga terendah lelang adalah gula produksi PG Jatitujuh, Rp 6.760 per kg, sedangkan yang tertinggi adalah produksi PG Tersana Baru, yaitu Rp 6.861,3 per kg. Namun, harga lelang itu masih lebih rendah jika dibandingkan harga lelang periode pertama (akhir Juli) mencapai Rp 6.930 per kg.

Menurut Ketua APTRI Jabar Anwar Asmali, penyebab kenaikan harga lelang gula periode keempat karena kompetisi antarpembeli gula yang ikut serta leleng. Tidak seperti periode pertama hingga ketiga, kebanyakan pembelinya hanya dari Jabar. Kali ini, pembeli gula dari Jatim, PT Citra Gemini Mulia, lebih agresif sehingga berani menawarkan harga yang tinggi.

Anwar menegaskan, kenaikan harga bukan dipicu naiknya kebutuhan dan permintaan gula di masyarakat. Meski sebulan lagi memasuki bulan puasa, harga lelang periode sekarang belum terpengaruh. Namun, menurut Ramli, Manajer Pemasaran PT Citra G emini Mulia, pihaknya sengaja membeli seluruh gula yang dilelang di Jabar pada periode keempat karena melihat situasi 1-2 bulan ke depan. Menurutnya, ada kemungkinan kenaikan permintaan gula selama Agustus-September, saat bulan puasa dan lebaran.

"Namanya juga pedagang. Kami berani berspekulasi, sehingga berani membeli dengan harga tinggi. Meskipun harga lelang di Jatim (15 hari lalu) hanya sekitar Rp 6.400 per kg," tambah Ramli.

Harga lelang gula memang belum sesuai harapan petani tebu di Jabar, yaitu Rp 7.000 per kg. Namun, APTRI maupun PG Rajawali II berharap, harga lelang periode selanjutnya tetap stabil di kisaran Rp 6.700-Rp 6.800 per kg.