Jumat, 29 Agustus 2014

/ Bisnis & Keuangan

Progam "Quantum Leap", Garuda Kejar Laba Rp 3,7 Triliun

Kamis, 23 Juli 2009 | 16:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Maskapai Garuda Indonesia menargetkan laba bersih meningkat berkali-kali lipat pada lima tahun ke depan. Program quantum leap yang dicanangkan dengan mengadakan pesawat sebanyak 116 unit untuk mencapai target laba bersih Rp 3,7 triliun.

Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar mengatakan hal itu saat peresmian kantor pusat Garuda di areal Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Kamis (23/7). "Langkah-langkah telah disiapkan untuk mencapai target itu," kata Emirsyah.

Pengembangan yang akan dilakukan Garuda adalah meningkatkan kuantitas armada. Bila saat ini jumlah pesawat sebanyak 62 unit, maka selama lima tahun ke depan secara bertahap ditambah menjadi 112 unit. Peningkatan pesawat tersebut, jelasnya, akan meningkatkan pula rute penerbangan dari 41 destinasi yang ada saat ini menjadi 62 destinasi. Adapun target jumlah penumpang yang saat ini sebanyak 10,1 juta penumpang menjadi 27 juta pada 2014.

Emirsyah menegaskan, target tersebut bisa tercapai mengingat Garuda saat ini telah mampu mengubah dari perusahaan yang selalu merugi menjadi untung. Disebutkan, pada 2004 lalu, maskapai BUMN ini masih merugi sebesar Rp 811 miliar. Namun, lambat laun mulai untung dan pada 2009 keuntungan bersih mencapai Rp 669 miliar.

"Quantum leap akan didukung dengan pemesanan pesawat canggih seperti Airbus A330, Boeing 737-800 NG serta Boeing 777 ER. Selain bisa terbang dalam jarak jauh, penumpang akan diberikan fasilitas yang cukup nyaman dan aman di atas pesawat," ujarnya.

Fasilitas-fasilitas bagi penumpang bisnis Garuda, jelasnya, sudah sama dengan maskapai asing yang telah maju lebih dulu yaitu setiap seat pesawat disediakan layar televisi yang dapat memutar 24 judul film, 12 saluran televisi, dan 20 video game interaktif.


Editor :