JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia Miranda Gultom mengakui pekerjaan yang harus dilakukan Darmin Nasution, sebagai DGS BI kedepan tidak terlalu banyak. Pasalnya, kondisi perekonomian Indonesia baik moneter dan perbankan sudah membaik menyusul imbas krisis keuangan global yang telah mereda.
"Pekerjaan Darmin ke depan tidak terlalu banyak karena sudah banyak dikerjakan di masa yang lalu," kata Miranda, seusai pelantikan Darmin, di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Senin (27/7).
Selain meneruskan berbagai kebijakan yang telah dilakukan sebelumnya, tambah Miranda, Darmin juga harus melakukan berbagai perubahan dan terobosan.
Menurutnya, berbagai hal yang harus dilakukan Darmin, diantaranya mempersiapkan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) baru, dan membenahi Peraturan Bank Indonesia (PBI). "Saya akan terus melihat perkembangannya. Saya akan memantau sebagai independen," kata Miranda.
