JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mengantisipasi musim kering akibat gelombang El Nino, pemerintah menyiapkan dana cadangan antara Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010. Dana cadangan tersebut dimaksudkan untuk ketahanan pangan bilamana musim kering berpekapanjangan.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati yang juga Menteri Keuangan saat ditanya pers seusai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Jakarta, Selasa (28/7) siang
"Postur APBN tidak berubah, terkait dengan itu (El Nino) hanya ditambahkan dana cadangan Rp 1 sampai Rp 2 triliun untuk mengantisipasinya," ujar Sri Mulyani.
Menurutnya, pos cadangan itu diperuntukkan bagi ketahanan pangan dalam bentuk beras untuk rakyat miskin (raskin) dan subsidi pertanian seperti bibit dan benih. Namun, lanjut Sri Mulyani, besaran dana tersebut harus dilihat lagi. Yang jelas, dana cadangan itu untuk ketahanan pangan di level masyarakat dan untuk menjaga stabilitas.
Dikatakan Sri Mulyani, total subsidi pangan untuk tahun depan besarnya tidak lebih 5 persen dari jumlah APBN.
