Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 13:57 WIB
Wall Street Sentuh Level Tertinggi 2009
Erlangga Djumena | Jumat, 31 Juli 2009 | 07:54 WIB
|
Share:

NEW YORK, KOMPAS.com -  Sederetan kenaikan laporan laba  perusahaan menambah sentimen positif di Wall Street pada Kamis (30/7) waktu setempat, yang mengangkat indeks utama ke posisi tertinggi baru 2009.

Karena pasar mendapatkan kembali "rally"-nya, indeks saham blue-chip Dow Jones Industrial Average menguat 83,74 poin (0,92 persen) menjadi ditutup pada 9,154.46.

Indeks komposit saham teknologi Nasdaq meningkat 16,54 poin(0.84 persen) menjadi 1.984,30 dan indeks Standard & Poor’s 500 meningkat 11,60 poin (1,19 persen) menjadi 986,75 dan indeks Standard & Poor’s 500 naik 11,60 poin (1,19 persen) menjadi 986,75.

"Saham hari ini mendapatkan kembali rally baru-baru ini dengan tanpa ragu-ragu, didukung oleh sebagian putaran laporan penghasilan  perusahaan yang diterima baik," kata Elizabeth Harrow dari Schaeffer’s Investment Research.

"Perusahaan termasuk Motorola, Dow Chemical, Mastercard, dan Goodyear Tire & Rubber semuanya mendorong minat untuk membeli setelah mencapai atau melampaui ekspektasi kuartalan Wall Street."

Selain itu, seorang analis meningkatkan peringkat dari General Electric yang mendorong sentimen, catat analis.

Rally memperoleh momentum pada awal perdagangan, namun kehilangan beberapa momentum ke depan, karena indeks ditutup pada posisi tertinggi mereka untuk sesi.

Analis mengatakan bahwa pasar telah mampu mempertahankan tren naik, bahkan setelah kebangkitan sekitar 13 persen dalam waktu kurang dari tiga bulan dan lebih dari 40 persen sejak Maret.  "Ini adalah pasar yang baru saja bergerak turun, walaupun ada harapan umum dari koreksi dari 10 hingga 30 persen mendatang pada setiap saat," kata Bob Dickey dari RBC Wealth Management.

"Tentu, pasar overbought (kelebihan beli,-red.) pada basis teknikal jangka pendek, namun kondisi ini dapat berlangsung lama, dan ini jauh dari jenis data ekstrim yang mengindikasikan sebuah puncak utama."

Pada bidang ekonomi, klaim baru pengangguran meningkat pada pekan lalu menjadi 584.000, menurut laporab mingguan terbaru pemerintah, namun menunjukkan beberapa tanda-tanda perbaikan di pasar kerja yang lemah.

Rata-rata pergerakan empat pekan -- kadang-kadang dianggap sebagai indikator yang lebih handal dari kecenderunga - turun 8.250 dari pekan sebelumnya 559.000. "Berita baiknya adalah bahwa klaim terus turun untuk ketiga pekan berturut-turut," dicatat Jennifer Lee dari BMO Capital Markets, memprediksi penyempitan kehilangan pekerjaan untuk Juli berdasarkan data.
 
Di antara saham utama, Motorola naik 9,44 persen menjadi 7,19 dollar AS karena pembuat ponsel terbesar dan produk teknologi lainnya rebound dari tiga kuartal berturut-turut merugi dan mencatat sebuah laba bersih kuartalan yang kecil.

Colgate-Palmolve rally 5,61 persen menjadi 42,52 dollar AS karena pembuat produk konsumen melaporkan keuntungan kuartal naik 14 persen pada 561 juta dollar AS.

Namun ExxonMobil jatuh 0,00 persen menjadi 70,72 dollar AS setelah perusahaan minyak terbesar AS melaporkan penurunan 66 persen keuntungan yang lebih buruk daripada yang diantisipasi.

Mastercard naik 2,95 persen menjadi 194,11 dollar AS dan Visa naik 0,64 persen menjadi 67,21 dollar AS. Kedua perusahaan kartu kredit itu melaporkan pendapatan yang solid.

Mastercard GE meningkat 6,93 persen menjadi 13,11 dollar AS setelah Goldman Sachs menaikkan peringkat konglomerat besar itu menjadi "beli". Goodyear naik 14,11 persen menjadi 15,86 dollar AS dan Dow Chemical diangkat 6,22 persen menjadi 21,53 dollar AS.

Obligasi juga ’rebound’ setelah lelang obligasi negara secara umum positif. Imbal hasi (yield) pada obligasi negara 10-tahun menyusut menjadi 3,641 persen dari 3,664 persen pada Rabu dan pada obligasi negara 30-tahun turun menjadi 4,450 persen terhadap 4,503 persen. Harga dan immbal hasil obligasi bergerak dalam arah berlawanan.

Sumber :
Antara