JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam mengatasi krisis global ini, pemerintah menjamin tidak menggunakan bantuan Dana Moneter Internasional (IMF) sebagaimana yang pernah dilakukan dalam krisis 1998.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, pemerintah mengupayakan kerja sama pendanaan siaga yang lebih bermartabat dan tetap menjamin kedaulatan ekonomi nasional. Menurutnya, kebijakan pembiayaan anggaran dalam tahun 2010 tersebut tidak hanya bertujuan untuk memperkuat tingkat kemandirian dan mengurangi ketergantungan sumber pembiayaan luar negeri.
"Namun juga ditujukan untuk mendorong pengelolaan utang yang berhati-hati, terencana, transparan, dan accountable," ujar Presiden dalam pidato RAPBN 2010 dan Nota Keuangan di DPR, Jakarta, Senin (3/8).
Dengan kebutuhan pembiayaan, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, rasio utang pemerintah terhadap PDB pada akhir tahun 2010 diperkirakan akan menurun, dari sekitar 57 persen pada tahun 2004, menjadi sekitar 30 persen pada tahun 2010. (Hans Henricus/Kontan)
