YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia Yogyakarta, mengantisipasi Lebaran, menyediakan uang pecahan Rp 2.000. Masyarakat bisa menukar uang besar mereka dengan pecahan ini. Nominal penukaran uang dibatasi maksimal Rp 200.000.
Hal itu dikatakan Dwi Suslamanto, Ketua Kelompok Kajian Ekonom BI Yogyakarta. "Baik perorangan maupun kantor, atau pelaku usaha, hanya bisa mengambil maksimal Rp 200.000, karena persediaan kami terbatas," ujarnya.
Uang kertas Rp 2.000 ini adalah paling anyar yang dikeluarkan BI. Setahun lebih BI mengkaji dan melakukan riset. "Pecahan 2.000 vital untuk mengisi ruang antara uang kertas Rp 1.000 dan Rp 5.000," katanya.
