JAKARTA, KOMPAS.com — Sesuai janjinya kepada Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), Research In Motion (RIM) pun menyampaikan perkembangan pembukaan layanan service center BlackBerry di Indonesia.
Sebagaimana diberitakan KONTAN sebelumnya, sepanjang bulan Juli 2009, RIM telah menyelesaikan sejumlah poin persiapan, di antaranya pemilihan lokasi service centre (9 Juli 2009), kontrak legal dengan mitra lokalnya, yakni Teleplan (14 Juli 2009), dan sewa tempat fasilitas servis (31 Juli 2009).
Nah, akhir pekan lalu RIM kembali menyampaikan perkembangan service center-nya kepada Depkominfo melalui surat tertanggal 15 Agustus 2009.
Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S Dewa Broto mengatakan, sejumlah persiapan yang sebelumnya masih dalam tahap pengerjaan kini telah tuntas dilakukan.
Persiapan itu meliputi finishing site contruction, pembangunan jaringan koneksi BlackBerry, pembuatan site planning dan delivery material, serta pelatihan sumber daya manusia yang akan melakukan servis di gerainya. "Sekarang yang masih dipersiapkan oleh RIM adalah quality assurance assessment," ujar Gatot, Selasa (18/8).
Menurut Gatot, saat ini Depkominfo tinggal menunggu pembukaan gerai service center BlackBerry tersebut yang ditargetkan akan terlaksana pada Jumat pekan ini (21/8). "Kami akan lakukan penilaian atau evaluasi, apakah service center yang dibuat RIM bisa menjadi total solution untuk pelanggan BlackBerry atau tidak," imbuh Gatot.
Jika dalam penilaian Depkominfo di lokasi bahwa secara fisik ternyata layanan purnajual yang akan dibuka RIM sudah sesuai ketentuan yang berlaku, maka Depkominfo akan mencabut pembekuan terhadap permohonan sertifikasi untuk tipe-tipe baru BlackBerry yang belum dipasarkan di Indonesia.
Namun, jika ketentuan itu dilanggar atau komitmen tidak dipenuhi, maka Gatot menegaskan, pihaknya terpaksa akan melarang pengajuan sertifikasi RIM, baik untuk tipe yang sudah ada maupun yang baru sampai dengan adanya ketentuan lebih lanjut.
Manajemen RIM, melalui surat elektronik kepada KONTAN, mengungkapkan pembangunan pusat pelayanan pelanggan BlackBerry di Indonesia sudah berjalan sesuai dengan rencana yang telah mereka susun. "Kami senang, segala persiapan berjalan lancar," ungkap RIM dalam pernyataannya. (Nadia Citra Surya/Kontan)


