DENPASAR, KOMPAS.com — Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Departemen Pendidikan Nasional mengucurkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk mengembangkan usaha wiraswasta di kalangan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali.
"Kucuran dana tahun 2009 sudah terealisasi untuk 88 mahasiswa semester lima ke atas," kata Pembantu Rektor III ISI Denpasar Drs I Made Subrata di Denpasar, Rabu (26/8).
Made mengatakan, bantuan modal bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha mandiri tersebut masing-masing sebesar Rp 8 juta per orang dengan sistem tanpa bunga. Dana bantuan modal kerja yang disalurkan Ditjen Dikti Depdiknas itu dalam setahun diharapkan bisa bergulir. Nantinya, dana itu diberikan kepada mahasiswa lain dalam upaya mencetak wirausaha muda yang mandiri.
Dia berharap, dalam mencetak wirausaha muda bagi mahasiswa ISI Denpasar, selain bersumber dari dana bergulir, juga diharapkan, tetap ada kucuran dana dari Ditjen Dikti pada tahun-tahun mendatang. Melalui seleksi yang cukup ketat, dana tahap pertama diberikan kepada 88 mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan serta Fakultas Seni Rupa dan Desain.
Para mahasiswa penerima bantuan itu sebelumnya mendapat pelatihan, dengan harapan modal kerja yang diberikan mampu mengembangkan usaha sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Subrata menjelaskan, kegiatan yang dirintis oleh mahasiswa ISI Denpasar itu antara lain usaha percetakan, sablon bagi mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain, dan tata rias bagi mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan. Usaha tersebut didasari atas keterampilan yang dimiliki mahasiswa serta peluang usaha yang masih terbuka di Pulau Bali.
"Kegiatan produktif ini diharapkan mampu meningkatkan mutu lulusan ISI, sekaligus meraih sukses bagi mahasiswa," harap Subrata.

