Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 15:38 WIB
Tuban Razia Daging Gelonggongan
Adi Sucipto | Jumat, 28 Agustus 2009 | 17:31 WIB
|
Share:

TUBAN, KOMPAS - Saat Ramadhan seperti sekarang ini hingga menjelang Lebaran diperkirakan banyak daging rusak diperdagangkan di Kabupaten Tuban. Pada razia daging sapi dan ayam di sejumlah pasar tradisional, Jumat (28/8) Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tuban menemukan daging rusak.

Oleh karena itu, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tuban merazia sejumlah pasar tradisional untuk melindungi konsumen daging. Petugas memeriksa daging sapi dan daging ayam yang diperdagangkan.

Kondisi daging yang dianggap mencurigakan dan berubah warna dites kadar airnya. Pemeriksaan itu untuk mendeteksi daging sapi dan ayam yang digelonggong saat pemotongan. Petugas menemukan banyak daging rusak masih diperjualbelikan. "Diduga daging itu daging lama yang belum habis terjual selama beberapa hari," kata Kepala Seksi Perlindungan Konsumen , Kabupaten Tuban, Muhadi.

Muhadi menyatakan razia ini bersifat pembinaan. Petugas gabungan tidak menyita barang hanya mengambil contoh daging yang rusak untuk diperiksa di laboratorium. Meskipun kondisi telah rusak, daging dimaksud tidak tergolong berbahaya. Namun, bila dijual akan merugikan konsumen. "Maka kami mengimbau pada pedagang agar pegadang tidak menjual daging rusak," kata Muhadi.