Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 15:58 WIB
Ekstremisme dan Radikalisme, Akar Masalah Terorisme
Hindra | Senin, 31 Agustus 2009 | 16:22 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso mengatakan, akar utama aksi terorisme yang merebak di Tanah Air adalah ekstremisme dan radikalisme yang diyakini oleh sekelompok orang sebagai kebenaran. Sekelompok orang ini percaya bahwa membunuh orang lain dapat dibenarkan dengan alasan tertentu.

Tidak heran, beberapa orang berani melakukan aksi nekat dengan meledakkan diri di sejumlah tempat keramaian dengan tujuan tertentu. "Biasanya, orang-orang yang melakukan hal tersebut mendapatkan keyakinan melalui proses brainwash. Brainwash bisa terjadi karena kebodohan, kemiskinan, atau ketidakharmonisan," ujar Djoko pada rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Senin (31/8) di Gedung DPR, Jakarta.

Djoko mengimbau agar seluruh komponen masyarakat mewaspadai gelagat ekstremisme dan radikalisme di tempat tinggal masing-masing. "Pada upaya ini, diperlukan jiwa kepemimpinan dan ketokohan dari anggota masyarakat. Namun, siapa pun dapat mengambil bagian dalam upaya ini," ujarnya.