Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 16:06 WIB
Pengawasan Ketat, Manipulasi Tetap Bisa Terjadi
Wahyu Satriani Ari Wulan | Senin, 31 Agustus 2009 | 21:46 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati telah melakukan pengawasan ketat terhadap Bank Century, namun Bank Indonesia menyatakan tidak bisa menangkal adanya manipulasi (fraud).

BI mengakui, pengawasan perbankan seketat apapun tidak bisa menghidari terjadinya fraud. "Sebagus apapun pengawasannya, (manipulasi) tidak bisa langsung diketahui. Apalagi pemiliknya bekerja sama dengan pegawainya," ujar Deputi Direktur Pengawasan Bank Indonesia Heru Kristyana seusai jumpa pers di kantor BI, Jakarta, Senin (31/8).

Menurut dia, sesungguhnya Bank Indonesia telah melakukan pengawasan administratif (off site) maupun langsung mengecek ke bank (on site). Frekuensi pengecekan tersebut tergantung pada kondisi bank.

Semakin buruk, maka semakin sering suatu bank diperiksa oleh bank sentral. Adapun untuk Bank Century, kata Heru, setelah krisis finansial menghantam, bank sentral memantau terus likuiditasnya tiap hari.

"Setelah krisis, likuiditi Bank Century kami pantau day by day," cetusnya.