
BANDUNG, KOMPAS.com - Lebih dari 137 gardu listrik yang tersebar di Jawa Barat yakni di Kabupaten Bandung Barat, Cianjur, Tasikmalaya, dan Sukabumi rusak akibat gempa. Di Bandung Barat 77 gardu rusak, Cianjur sebanyak tiga gardu, Tasikmalaya sebanyak 57 gardu, dan Sukabumi belum terdata.
Deputi Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jawa Barat-Banten (DJBB) Adang Djarkazih di Bandung, Kamis (3/9), mengatakan, kekuatan listrik setiap gardu sebesar 20.000 volt. Selain itu, sebuah gardu induk berkekuatan 150.000 volt di Kabupaten Ciamis juga rusak.
Menurut Adang, berbagai kerusakan disebabkan antara lain gardu tertimpa longsor dari ketinggian hingga 20 meter, bergeser, dan pergerakan tanah. Nilai kerugian dan kehilangan potensi pendapatan belum dihitung. Akan tetapi sebagai perbandingan, kerugian kerusakan 86 gardu akibat tanah longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Garut, dan Cianjur tahun 2008 sebesar Rp 1,4 miliar.
Sebanyak 104 jaringan penghubung dari gardu ke tegangan menengah atau penyulang juga sempat padam. Hingga Kamis kemarin, sebanyak 102 penyulang sudah beroperasi kembali. Kerusakan lain yaitu, lima tiang tengangan menengah berkekuatan 20.000 volt di Cianjur tertimbun.
"Lalu, ada gardu induk ekstra tegangan tinggi di Bandung bagian selatan sempat rusak tapi sudah normal," kata Adang. Seluruh kerusakan diupayakan dapat diperbaiki dan tidak ada lagi warga yang terkena pemadaman karena gempa sebelum Jumat ini.