Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 13:32 WIB
PLN: Tak Ada "Human Error" di Gardu Cawang
Mardanih | Selasa, 29 September 2009 | 20:29 WIB
|
Share:

TMC Polda Metro Jaya
Kebakaran yang terjadi di gardu induk PLN Cawang, Jakarta Timur, Selasa (29/9).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Operasi PT PLN Jawa-Bali Murtaqi Syamsuddin memastikan tidak ada human error dalam kebakaran yang terjadi di Gardu Induk Tegangan Tinggi Cawang, Selasa (29/9) siang, yang menyebabkan kerusakan pada salah satu trafo di gardu tersebut.

"Trafo adalah peralatan yang sifat pekerjaannya bersifat statis. Jadi kami pastikan tidak ada human error," katanya dalam jumpa pers di kantor Gardu Induk Tegangan Tinggi Cawang, Jakarta Timur.

Kebakaran yang terjadi di Gardu Induk tersebut mengakibatkan 11 gardu induk mengalami pemadaman sehingga tidak dapat memasok listrik ke sebagian masyarakat di DKI Jakarta. Adapun gardu yang mengalami pemadaman itu adalah Cawang Baru, Cipinang, Pulomas, Gambir, Manggarai, Duren Tiga, Mampang, Abadi Guna Papan, Danayasa, Karet Lama, dan Taman Rasuna Kuningan.

Murtaqi juga memastikan, perawatan yang dilakukan terhadap trafo di Gardu Induk Tegangan Tinggi Cawang dilakukan sesuai dengan standar prosedur. Usia masing-masing trafo pun, menurutnya, masih berada dalam umur teknis. "Trafo ini mulai dioperasikan pada tahun 1999," ujarnya.

Sementara mengenai sejumlah ledakan yang terjadi saat trafo tersebut terbakar, ia mengaku, ledakan itu merupakan bagian dari alat pengaman trafo yang bekerja. "Jadi orang awam melihatnya itu sebuah ledakan," jelasnya.