Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 13:54 WIB
JK: Maskapai yang Naikkan Tarif Akan Ditindak
Sandro | Jumat, 2 Oktober 2009 | 15:27 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Presiden Jusuf Kalla akan memerintahkan Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal untuk menindak maskapai penerbangan yang menaikkan tarif pesawat menuju daerah yang terkena gempa di luar ketentuan.

"Saya akan minta Menteri Perhubungan menindak (maskapai)," tegasnya saat jumpa pers di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (2/10). Hal itu dikatakannya saat ditanya pers mengenai maskapai yang menaikkan tarif berkali-kali lipat dari tarif normal pascagempa.

JK mengatakan, Kamis (1/10) malam, ia telah memanggil maskapai milik pemerintah, Garuda, dan memastikan Garuda tak akan menaikkan tarif. "Bahkan Garuda memberikan potongan untuk relawan yang akan dikirim," ungkapnya.

JK menjelaskan pula, dampak gempa yang mengguncang beberapa daerah di Sumatera lebih ringan dibanding dengan gempa Yogya dan Aceh. Pada gempa Aceh, seluruh pemda lumpuh total. Sementara pada gempa Padang, pemda masih dapat berjalan meskipun dengan bantuan pusat.

Menurutnya, meskipun kekuatan gempa Padang jauh lebih besar dibanding gempa Yogya, korban jiwa diperkirakan lebih sedikit dibanding gempa Yogya.
"Gempa Yogya terjadi subuh, orang lagi tidur. Sedangkan gempa Padang terjadi sore, orang lebih banyak diluar rumah," jelas dia.

Padang, kata JK, merupakan kota yang dinilai paling siap menghadapi gempa. Berbagai simulasi telah dilakukan dan petunjuk-petunjuk arah penyelamatan gempa telah memadai. "Tapi namanya bencana alam," ucap JK.