Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 16:04 WIB
Tahun 2010, Depbudpar Targetkan 7 Juta Wisman
Rosdianah Dewi | ksp | Senin, 19 Oktober 2009 | 16:31 WIB
|
Share:

KOMPAS/KENEDI NURHAN
Potensi pariwisata Bangka Belitung sangat kaya dan beragam, terutama pantainya yang berpasir putih dan berbatu-batu. Namun, kepariwisataan di daerah ini masih terkendala masalah infrastruktur penunjang dan sumber daya manusia.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Departemen Kebudayaan dan Pariwisata menargetkan 7 juta wisatawan asing akan mengunjungi Indonesia pada tahun 2010 mendatang. Sementara target untuk wisatawan domestik sebanyak 223 juta orang (selalu bergerak, tidak hanya di satu lokasi).

"Target tahun depan wisatawan asing sebanyak 7 juta orang, jumlah tersebut naik dari target 2009 yaitu sebanyak 6,4 juta orang. Sedangkan untuk wisatawan lokal diharapkan terjadi 223 juta (yang berlibur di berbagai lokasi)," ujar Sapta Nirwandar, Direktur Pemasaran Depbudpar.

Ia menuturkan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan memperluas wilayah promosi. Negara-negara yang menjadi sasaran Depbudpar antara lain Malaysia, Singapura, Korea, Jepang, China, Filipina, dan Australia. Sedangkan untuk Eropa, Depbudpar akan melakukan promosi di Inggris, Belanda, Perancis, Jerman, dan Rusia.

Ia mengatakan, jika semua target terpenuhi, negara akan mendapat pemasukan sebanyak 8 miliar dollar Amerika dari wisman dan Rp 120 triliun dari wisatawan domestik. Sapta merasa yakin target tersebut dapat terpenuhi karena setiap tahun tren pariwisata Indonesia terus membaik. Isu-isu keamanan dan bencana alam tidak mengurangi wisman dan wisatawan lokal untuk pergi berlibur.

"Saat ini saja ada salah satu maskapai Belanda yang membuka penerbangan langsung ke Bali," kata Sapta.

Ia mengatakan, Bali tetap akan menjadi daerah tujuan favorit para wisman. Keindahan alam dan Budaya Bali masih menjadi daya tarik. "Tapi jangan khawatir, beberapa daerah seperti Jogja, Batam, Bintan, dan Manado juga mulai dilirik," katanya.