KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Indonesia Dapat Pinjaman 100 Juta Dollar AS
Laporan wartawan KOMPAS.COM Wahyu Satriani Ari Wulan
Jumat, 23 Oktober 2009 | 15:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Melalui Indonesia Eximbank atau IEB, Indonesia mendapat pinjaman ekspor dari Japan Bank For International Coorporation (JBIC) sebesar 100 juta dollar AS. Untuk pemberian pinjaman bilateral tersebut, Jumat (23/10), JBIC dan IEB melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama di gedung Departemen Keuangan, disaksikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Pinjaman ini adalah tonggak penting bagi perekonomian Indonesia. Upaya kerja sama ini bertujuan untuk pengembangan perdagangan di kawasan regional Asia menyusul terjadinya krisis keuangan global," ujar Chairman IEB Mahendra Siregar saat penandatanganan perjanjian bilateral di Gedung Depkeu, Jakarta, Jumat.

Menurut Mahendra, penandatanganan tersebut merupakan pembaruan dari nota kesepahaman yang sebelumnya pernah ditandatangani kedua belah pihak. Selain untuk mendukung investasi dan perdagangan kedua negara, kerja sama ini juga bertujuan untuk saling membantu guna meningkatkan kapasitas IEB, serta berbagi informasi di antara kedua negara.

Pinjaman tersebut merupakan bagian dari kesepakatan G20 yang digelar beberapa waktu lalu di London.

Saat itu, Pemerintah Jepang melalui JBIC bersedia memberikan pinjaman 500 juta dollar AS untuk membantu Indonesia dalam mengembangkan perdagangan di kawasan ASEAN.

Pinjaman tidak terikat sebesar 100 juta dollar AS itu memiliki tingkat bunga 230 basis poin di atas Libor enam bulan.

"Tenornya lima tahun dengan grace periode dua tahun," kata Mahendra.

Editor: hertanto Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.