Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 17:37 WIB
Mennakertrans: Hentikan Pengiriman TKI ke Kuwait
Mohamad Final Daeng | msh | Senin, 2 November 2009 | 18:27 WIB
|
Share:

SLEMAN, KOMPAS.com — Pemerintah berencana menghentikan sementara pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Kuwait. Hal ini dikarenakan banyaknya pelanggaran yang dilakukan terhadap TKI di negara tersebut.  

"Selama ini sistem penanganan hubungan kerja sama dengan negara itu tidak baik, karena itu, kami memutuskan untuk menghentikan pengiriman TKI ke Kuwait," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, ketika diwawancarai saat kunjungan kerja di Sleman, DI Yogyakarta, Senin (2/11).

Selain Kuwait, Muhaimin mengatakan, pemerintah juga akan meninjau ulang pengiriman TKI ke Jeddah (Arab Saudi) dan Jordania, yang memiliki masalah serupa dengan Kuwait. "Tapi, akan kita pelajari dulu. Dalam waktu dekat akan kita panggil duta besar-duta besar tiap negara itu untuk melihat bagaimana reaksi mereka," katanya.

Lebih jauh, Muhaimin mengatakan, di antara pelanggaran terhadap TKI yang terjadi di Kuwait yakni gaji yang tidak dibayar ataupun tidak memenuhi standar kebutuhan minimum sehari-hari serta tindak kekerasan terhadap TKI.

Dalam waktu dekat, Muhaimin menyatakan, pihaknya juga telah mengatur pemulangan 1.750 TKI yang telantar di penampungan di Kuwait. "Insya Allah, pada tanggal 9 ini kita akan memulangkan mereka. Kami telah berkoordinasi dengan Garuda Indonesia, Departemen Perhubungan, dan Menko Kesra untuk penjemputan tersebut," katanya.