Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 22:08 WIB
Jepang Pertimbangkan Risiko Pemindahan Basis Militer AS
| jimbon | Kamis, 5 November 2009 | 13:22 WIB
|
Share:

TOKYO, KOMPAS.com - Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama akan mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama pekan depan, bahwa dia perlu beberapa waktu untuk meninjau pemindahan pangkalan marinir AS. Persoalan tersebut menjadi masalah yang menjadi kendala hubungan kedua pihak.
     
Sengketa mengenai di mana fasilitas pangkalan udara Futenma itu akan dipindahkan, menjadi bagian penting dari penyusunan kembali keberadaan 47.000 tentara AS di Jepang. Persoalan itu adalah salah satu dari beberapa titik-api dalam persekutuan mereka, yang dipandang sebagai pilar perencanaan keamanan regional.
     
Hatoyama mengatakan dalam pemilihan partainya Agustus lalu yang dia menangkan, bahwa dia ingin memindahkan pangkalan itu di luar pulau selatan Okinawa, untuk meredakan kemarahan masyarakat setempat. Namun, para pejabat Washington mengatakan, mereka ingin menekankan kesepakatan 2006 untuk memindahkan pangkalan itu dari kota yang padat penduduk ke wilayah di sekitar Okinawa pada tahun 2014, sebagai prasyarat untuk memindahkan 8.000 prajurit marinir ya ke wilayah AS di Guam.
     
Menurut surat kabar Yomiuri, Hatoyama akan mengatakan kepada Obama, bahwa dia memerlukan beberapa waktu untuk mencapai keputusan, tetapi meyakinkan kembali kepada presiden AS itu bahwa hubungan Jepang dengan AS masih menjadi tonggak kebijakan luar negeri mereka. Menteri Pertahanan AS Robert Gates bulan lalu menyerukan Jepang, agar segera memecahkan masalah tersebut sebelum Obama tiba dalam kunjungan ke negeri Sakura itu 12 November, dalam persinggahan pertama dari lawatannya di Asia.

Sumber :
Antara