Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 22:09 WIB
Bursa Kerja Lamongan Buka 4.644 Lowongan
Adi Sucipto | msh | Kamis, 5 November 2009 | 14:59 WIB
|
Share:

LAMONGAN, KOMPAS.com — Tahun ini, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lamongan menggelar Job Market Fair atau bursa kerja di Gedung Olahraga Lamongan. Bursa kerja yang dimulai pada Kamis (5/11) ini menyediakan 4.644 lowongan pekerjaan dari 34 perusahaan.

Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lamongan Bambang Legowo menuturkan, bursa kerja kali ini diikuti 3.874 pelamar. "Jumlah pelamar ini berdasar data pengambilan formulir sampai dengan 4 November lalu," ujarnya.

Jumlah perusahaan yang berpartisipasi sama dengan tahun lalu, yakni 34 perusahaan. Perusahaan yang berpartisipasi berasal dari Lamongan, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, dan Bojonegoro.

Wisata Bahari Lamongan (WBL), Maharazi Zoo and Gua Lamongan (Mazoola), serta Tanjung Kodok Beach Resort (TKBR) juga membuka lowongan. WBL membuka lima lowongan, di antaranya posisi secretary general manager, supervisor marketing, dan staf marketing. TKBR membuka tiga lowongan, di antaranya untuk posisi marketing manager dan guest relation officer.

Dibanding penyelenggaraan bursa kerja tahun lalu, ada peningkatan jumlah lowongan. Tahun lalu hanya ada pembukaan 4.397 lowongan yang diperebutkan 4.455 pelamar. Tahun ini, dari 4.644 lowongan, diikuti sementara oleh 3.874 pelamar.

Berdasar kualifikasi pendidikan, lowongan pada bursa kerja kali ini didominasi kualifikasi SD/SMP yakni 3.328 lowongan khususnya lowongan menjadi tenaga kerja di luar negeri. Kualifikasi S1/D3 dibuka untuk 167 lowongan, SMA sebanyak 401 lowongan, dan bisa baca tulis 748 lowongan.

Bupati Lamongan Masfuk menyatakan, bursa kerja digelar untuk memudahkan para pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan pekerja baru. Bagi para pencari kerja diharapkan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang dituju. "Hal ini penting dilakukan jika memang ingin mengubah nasib," ujarnya.