DENPASAR, KOMPAS.com - Maraknya produk telepon seluler buatan China yang dilengkapi akses internet dan dipasarkan dengan harga murah, tak mempengaruhi minat pengguna BlackBerry di Bali.
"Buktinya pengguna BlackBerry yang tercatat di kami sejak Januari 2009 hanya 750, kini sudah melonjak mencapai 4.600 pengguna. Persentasi peningkatannya mencapai 700 persen," kata GM Sales & Customer Services Telkomsel Regional Bali-Nusra, Syaiful Bachri, Minggu (8/11).
Syaiful menyebutkan segmen pengguna produk-produk telepon seluler buatan China itu berbeda dengan peminat telepon pintar tersebut.
"Walaupun ponsel buatan China dilengkapi fasilitas akses internet terbatas, tak mempengaruhi pasar BlackBerry yang menyediakan kapasitas dan kualitas teknologi akses data dengan kualitas tinggi," katanya.
Syaiful Bachri, merasa optimis peminat BlackBerry akan terus melonjak, karena dalam program baru yang ditawarkan, tujuannya membidik pasar kalangan mahasiswa dan pelajar serta segmen lainnya.
"Kami menawarkan beragam paket ini dengan harapan mampu menyasar berbagai segmen pasar, baik masyarakat umum, mahasiswa dan pelajar, hingga peminat kalangan eksekutif," katanya.
