JAKARTA, KOMPAS.com — Saham-saham grup Astra diperkirakan masih akan menjadi lokomotif penarik indeks di Bursa Efek Indonesia, Selasa (10/11) ini. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan masih akan melanjutkan penguatannya.
"Untuk hari ini, indeks kami perkirakan masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Saham grup Astra tampaknya masih menjadi incaran dari pemodal," kata analis riset Panin Sekuritas, Purwoko Sartono.
Ia memerkirakan IHSG akan menguji level resistance 2.415-2.420, sedangkan support berada di 2.385-2.390.
Kemarin IHSG ditutup menguat 0,47 persen pada level 2.406,434, ditengah perdagangan yang fluktuatif sepanjang sesi 1 dan 2. "Menguatnya indeks didukung oleh menguatnya bursa regional menyusul keputusan G-20 untuk mempertahankan program stimulus. Langkah ini diyakini membuat pertumbuhan ekonomi global pascaresesi akan terus berlanjut," ujar Purwoko.
Di Wall Street, saham-saham juga bergerak di jalur hijau, didorong keputusan Kelompok 20 (G-20) untuk mempertahankan langkah-langkah stimulus untuk mempercepat pemulihan ekonomi dari resesi. Dow Jones Industrial Average mencapai skala tinggi baru 2009, naik 204,35 poin (2,04 persen) pada akhir perdagangan menjadi 10.227,77. Adapun indeks komposit Nasdaq meningkat 1,94 persen menjadi 2.153,37 dan indeks Standard & Poor’s 500 mengguat 2,23 persen ke posisi 1.093,18.


