
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah sempat molor, maskapai penerbangan Batavia Air akhirnya memastikan akan membuka penerbangan Jakarta-Jeddah (Arab Saudi) pulang pergi, paling lambat akhir tahun ini. Sebelumnya, Batavia Air berencana membuka jalur penerbangan ini pada Agustus 2009.
"Rencananya akhir tahun ini sudah jalan karena seluruh administrasinya sudah beres," kata Public Relation Manager PT Metro Batavia (Batavia Air) Eddy Haryanto seusai Peresmian Penerbangan Internasional Batavia Air, Jakarta, Selasa (10/11).
Eddy mengatakan bahwa tertundanya pembukaan jalur Jakarta-Jeddah ini terjadi karena pihaknya hingga kini masih menunggu proses audit yang dilakukan oleh Arab Saudi terhadap Batavia Air. Diharapkan, proses audit akan rampung pada bulan ini. "Secara administrasi sih sudah beres, tetapi izin dari mereka belum. Mudah-mudahan pada bulan ini akan mengaudit dari Gaza ke sini," ungkapnya.
Menurut Eddy, untuk penerbangan ke Jeddah nanti, Batavia Air akan menggunakan pesawat berbadan lebar tipe Airbus 330-200 dengan kapasitas 302 tempat duduk. Jadwal efektif penerbangan ini akan direncanakan tiga kali seminggu.