JAKARTA, KOMPAS.com - PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) akan membuka penawaran umum terbatas (PUT) tahap pertama untuk menunjang penerbitan hak memesan efek terlebih dulu (HMETD). Seluruh dana yang diperoleh lewat PUT I ini akan digunakan untuk membayar pinjaman XL yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.
Persetujuan untuk melakukan PUT I itu telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) XL pada Senin (16/11). Saham baru hasil pelaksanaan HMETD itu akan dicatatkan ke BEI pada 1-7 Desember bersama-sama dengan saham-saham yang telah dicatatkan sebelumnya.
"(Jumlah saham) rights issue ini 1.418.000 lembar dengan rasio 5:1, jadi lima pemegang saham lama berhak mendapatkan satu saham baru," ujar General Manager Corporate Finance & Business Analysis XL Silvia Hardiman dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (16/11).
Melalui PUT I ini, XL berharap mendapatkan dana sebesar Rp 2,836 triliun untuk membayar pinjaman sindikasi perseroan kepada bank asing maupun dalam negeri. Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, mengungkapkan, dari total utang 1,9 miliar dollar AS, pihaknya akan melunasi 300 juta dollar AS yang jatuh tempo pada 2010.
"XL sudah cash flow positif sejak Agustus (2009) kemarin sehingga pelan-pelan semua utang itu akan kita lunasi sesuai schedule-nya masing-masing," kata Hasnul.
Dalam kesempatan itu, Hasnul memaparkan bahwa hingga kuartal ketiga tahun ini, pendapatan usaha XL mencapai Rp 9,847 triliun atau tumbuh 7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih yang didapat hingga September 2009, nilainya sebesar Rp 1,202 triliun. Jumlah ini 35 persen lebih besar dibanding jumlah laba bersih pada periode yang sama tahun lalu, yang mencapai Rp 891 miliar.