Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 23:15 WIB
Soal Century, Golkar Tetap "Mesra" dengan Pemerintah
Laksono Hari Wiwoho | Glo | Selasa, 17 November 2009 | 13:58 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi Partai Golkar di DPR tidak akan mengkhianati hubungan baik dengan pemerintah meski sebagian anggotanya ikut menandatangani pengajuan hak angket terkait kasus Bank Century.

Pengajuan hak angket dilakukan untuk mencari kebenaran dalam kasus tersebut. "Golkar akan tetap bersahabat dengan pemerintah. Hak angket ini digunakan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus Bank Century," kata anggota F-PG, Bambang Susetyo, seusai memberikan keterangan pers di Gedung DPR, Selasa (17/11).

Sampai saat ini, jumlah anggota Dewan yang ikut mendukung pengajuan hak angket tersebut mencapai 201 orang. Tak satu pun di antaranya berasal dari Fraksi Partai Demokrat selaku pemenang pemilu beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, Bambang berharap agar nantinya ada anggota F-PD yang ikut memberikan dukungan terhadap lahirnya hak angket tersebut.

Sementara itu, sebanyak 15 anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), yang berkoalisi dengan Partai Demokrat pada pemilu lalu, juga ikut meneken pengajuan hak angket tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencari kebenaran dalam kasus tersebut.

"Kami tidak ingin menjatuhkan siapa pun. Ini bukan soal kalah dan menang, tapi soal siapa yang salah dan siapa yang benar," tutur anggota F-PKS, Mukhamad Misbakhun.

Lebih lanjut Misbakhun menyatakan, dirinya siap pasang badan jika nanti partainya memberikan keputusan lain saat pembahasan hak angket itu dibahas di rapat paripurna DPR.