BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Seorang lelaki bernama Gandi Dwi Kamaludin (22) ditemukan tewas tergantung di rumah orang tuanya di Jalan Achmad Yani RT.03 No.46, Kelurahan Karang Jati Balikpapan, Kaltim, Rabu (18/11).
"Korban ditemukan tewas tergantung di ventilasi ruang gudang lantai atas rumah orang tuanya," kata Kapolsekta Balikpapan Utara, Sukarman, di Balikpapan.
Gandi ditemukan pertama kali oleh bapaknya, Rustam Effendi (52), saat korban tergantung dengan menggunakan tali simpul buat gorden, ujarnya.
Selain itu di tempat kejadian perkara polisi juga menemukan satu buah kursi yang digunakan untuk gantung diri. "Tewasnya korban diduga karena bunuh diri, hal itu terlihat dari kondisi fisik korban. Lidahnya menjulur ke luar, saat ditemukan tewas di ventilasi rumah," kata Sukarman.
Menurut Sukarman, tewasnya Gandi diduga arena mengalami depresi, akibat terlilit utang. Beberapa keterangan dari pihak keluarga, dia memiliki utang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. "Korban tewas dengan meninggalkan tiga orang anak yang masih kecil-kecil," ujarnya.
Gandi bersama anak istrinya tinggal di Jalan Ruhui Rahayu Gang 6 Sepinggan, Balikpapan Selatan, dan sehari-hari bekerja di salah satu perusahaan swasta di Balikpapan. Dari tempat kejadian polisi mengamankan beberapa barang bukti di antaranya tali simpul dan kursi plastik. Namun, mayat korban tidak diotopsi di rumah sakit sesuai dengan keinginan pihak keluarganya.


