BANTUL, KOMPAS.com — Rumah milik Suroso, warga Dusun Jojoran Wetan, Desa Triwidadi, Pajangan Bantul, ludes dilalap si jago merah, Kamis (19/11). Api diduga bersumber dari hubungan pendek arus listrik. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta.
"Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, kami sekeluarga sedang berada di dalam rumah. Begitu ada api dari salah satu kamar, kami langsung keluar," kata Suroso.
Rumah Suroso, yang sifatnya semi-permanen karena hampir separuh bangunan terbuat dari bambu, dengan cepat dilalap api. Ia bahkan tak sempat menyelamatkan uang tunai senilai Rp 8 juta yang disimpan dalam lemari.
Agus Joko Sunarya, Koordinator Kebencanaan Kantor Keselamatan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Bantul mengatakan, untuk memadamkan api, pihaknya menerjunkan satu mobil pemadam. "Kami juga dibantu satu mobil pemadam dari Yogya sehingga tidak butuh waktu lama untuk memadamkan api di lokasi," katanya.
Menurutnya, titik api diperkirakan dari hubungan arus pendek. Hal itu berdasarkan keterangan Suroso, yang sempat melihat percikan api dari salah satu kabel di rumah. Pemilik mengaku tidak terlalu rapi dalam menata kabel listrik. "Ada banyak kabel yang tersambung ke satu titik," katanya.
Untuk memadamkan api, petugas kebakaran memanfaatkan air sungai yang lokasinya tidak jauh dari rumah Suroso. "Secara khusus, kami tidak mengalami kendala. Hanya, kami terlambat menyelamatkan rumah karena bangunannya semi permanen sehingga pergerakan api sangat cepat," paparnya.
Dalam sepekan terakhir sudah dua kali kebakaran terjadi. Tanggal 14 November lalu, sebuah gudang mebel di Jalan Bantul, tepatnya di Dusun Kweni, Desa Panggung Harjo, Kecamatan Sewon, juga terbakar. Akibat kebakaran ini, Wahdini selaku pemilik gudang, mengalami kerugian hingga Rp 1 miliar. Menurut Wahdini, kebakaran yang melalap habis gudang mebelnya berasal dari api pada oven kayu.
Joko mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya kebakaran meski tengah berada pada musim hujan. "Justru saat musim hujan seperti ini banyak kejadian kebakaran yang diakibatkan listrik. Listrik yang kabelnya terbuka begitu terkena air bisa menyulut hubungan pendek arus listrik," paparnya.
