JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank, Jakarta, Jumat (20/11) pagi, melemah 18 poin mendekati angka Rp 9.600 per dollar AS karena pelaku terus melepas rupiah untuk mencari untung setelah menguat tajam.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS turun menjadi Rp 9.578-Rp9.595 per dollar AS dibandingkan penutupan hari sebelumnya, Rp 9.560-Rp 9.575.
Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga, di Jakarta, Jumat, mengatakan, pelaku pasar masih melepas rupiah untuk mencari untung seiring dengan melemahnya bursa Wall Street. "Selain itu, pelaku pasar juga masih menunggu hasil rekomendasi Tim Delapan yang telah disampaikan kepada Kepala Negara yang akan memberikan tanggapannya pada Senin depan," katanya.
Ia mengatakan, koreksi harga terhadap rupiah saat ini masih wajar, belum mengkhawatirkan. Apalagi, BI juga memiliki cadangan devisa yang meningkat mencapai 70 miliar dollar AS.
"Kami harapkan ada gerakan baru di pasar mendorong rupiah kembali menguat yang berkisar antara Rp 9.400 dan Rp 9.500 per dollar AS," ucapnya.
