Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 23:37 WIB
Jembatan Selat Sunda, Menteri PU Bentuk Tim
Mahdi Muhammad | Edj | Jumat, 20 November 2009 | 20:04 WIB
|
Share:

KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA
Truk angkutan barang mengantre untuk menyeberang di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, untuk tujuan sejumlah kota di Sumatera.

TERKAIT:

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyatakan, dirinya telah mengusulkan pembentukan tim kecil untuk membahas berbagai alternatif rencana pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera. Tim ini diharapkan memberikan rekomendasi beberapa alternatif model infrastruktur yang akan menghubungkan dua pulau tersebut melintasi Selat Sunda.

"Suratnya sudah saya serahkan ke menteri koordinator bidang perekonomian untuk diserahkan ke presiden agar bisa ditandatangani. Kita membutuhkan keputusan presiden untuk membentuk tim penghubung Jawa-Sumatera,: tutur Djoko Kirmanto, disela-sela peresmian jalan di sekitar Pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh, Jumat (20/11) sore.

Djoko menuturkan, dirinya mengusulkan, tim tersebut akan dibagi menjadi tiga kelompok kerja yang masing-masing bertanggung jawab untuk mengkaji dan memberikan usulan serta rekomendasi akhir untuk pembangunan infrastruktur antarpulau ini. Dirinya mengusulkan pembentukan tiga pokja, yaitu pokja teknis, pokja pengembangan wilayah dan pokja ekonomi finansial.

Lebih lanjut dia menjelaskan, seluruh alternatif model pembangunan infrastruktur penghubung dua pulau ini akan diserahkan kepada tim kecil ini. "Mereka yang akan menghitung untung ruginya pembangunan jembatan ini. Apakah kita mau pakai jembatan atau terowongan atau alternatif sarana yang lainnya, terserah kepada tim kecil ini. Kita akan memilih alternatif yang akan memberikan keuntungan lebih besar bagi negara kita," katanya.