Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 23:50 WIB
Rupiah Lumayan, Saham Melemah
| Edj | Senin, 23 November 2009 | 12:49 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (23/11) sesi pagi ditutup melemah 13,941 poin atau 0,56 persen ke posisi 2.473,42.

Analis Riset PT Valbury Asia Securities Khrisna Dwi Setiawan dalam kajiannya di Jakarta, Senin mengatakan, koreksi indeks yang signifikan tidak dapat dihindari lagi pada perdagangan saham setelah investor mendengar cukup banyak kabar negatif yang menekan sentimen pasar kemarin. "Imbas negatif dari penurunan indeks bursa Tokyo sebenarnya telah mempengaruhi aktifitas bursa domestik," katanya.

Ia menambahkan, mencuatnya kembali kekhawatiran akan terjadinya ’set yang menggelumbung, turunnya aset perbankan di Eropa dan antisipasi inflasi telah memicu kepanikan investor global dengan menurunkan toleransi risiko dan kembali memegang yen dan dollar AS.

Pada penutupan sesi pagi, saham yang melemah mencapai 88 dibanding yang menguat sebanyak 50 dan 67 tidak berubah. Volume perdagangan mencapai 4,218 miliar saham dari 48.786 transaksi dengan nilai Rp 2,299 triliun.

Bursa di kawasan Asia saat IHSG tutup bergerak variatif seperti indeks Hang Seng naik 122,80 poin (0,551 persen) ke posisi 22.080,84, Nikkei 225 melemah 51,79 atau 0,54 persen menjadi 9.497,68, dan Indeks Singapore Strait Time juga turun 12,98 poin (0,47 persen) ke level 2.774,52.

Sementara saham yang melemah diantaranya INTP turun Rp 200 ke Rp 6.000, BBRI turun Rp 100 ke Rp 7.600, UNVR turun Rp 100 ke Rp 11.150, BUMI turun Rp 75 ke Rp 2.750.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat pada Rp 9.460 per dollar AS,  dibanding penutupan pekan lalu yang mendekati level 9.500.

Sumber :
ANT