Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 23:51 WIB
Ketua DPR: Jangan Bawa Century ke Ranah Politik
Caroline Damanik | Glo | Senin, 23 November 2009 | 14:59 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/Caroline Damanik
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo (kedua dari kiri) menyampaikan hasil audit investigasi BPk terhadap Bank Century di Gedung DPR RI, Senin (23/11), usai menyerahkan kepada pimpinan DPR RI.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPR Marzuki Alie meminta agar kasus Bank Century pascapenyerahan hasil audit investigasi BPK tidak dibawa ke ranah politik.

Jika audit memang menunjukkan indikasi pelanggaran hukum, lebih baik diserahkan kepada proses penegakan hukum. "Kalau nanti ada permasalahan hukum kita serahkan kepada penegak hukum. Jangan kita lari-lari ke permasalahan politik. Kalau kita masuk ke wilayah politik, akan bias," tuturnya di Gedung DPR, Senin (23/11).

Menurut politisi Demokrat ini, politik harusnya dimanfaatkan untuk mendorong semua pihak untuk tunduk dan patuh kepada peraturan hukum yang berlaku.

Lantas, DPR akan mendorong persoalan ini ke lembaga penegak hukum polisi atau Komisi Pemberantasan Korupsi? "Nanti kita lihatlah. Kami akan rapat dulu," tandasnya.

Pimpinan DPR akan menindaklanjuti laporan setelah rapat internal dengan Komisi XI. Penerimaan audit BPK juga rencananya akan diumumkan dalam rapat paripurna pada 1 Desember.