KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
ADRO Menahan Keterpurukan BUMI, IHSG Turun 0,24 Persen
Senin, 23 November 2009 | 16:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Keterpurukan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama sedikit berkurang pada paruh kedua. Ujungnya, Senin (23/11), hingga akhir perdagangan, indeks bertengger di 2.481,42, atau hanya melemah 0,24 persen. Nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp 4,41 triliun. Perinciannya 69 saham naik, 106 saham turun, dan 69 saham tak mengalami perubahan harga.

Kali ini saham-saham emiten batu bara, kecuali PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang menjadi penopang indeks. Mereka adalah PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 2,25 persen menjadi Rp 15.900, PT PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang melesat 4,12 persen menjadi Rp 1.770 dalam sepuluh menit terakhir, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 1,5 persen menjadi Rp 27.150. Sementara saham BUMI turun 2,65 persen menjadi Rp 2.750.

Saham-saham lain yang juga mencatatkan penguatan; PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 2,4 persen menjadi Rp 17.100, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik 0,44 persen menjadi Rp 22.750, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 1,56 persen menjadi Rp 3.250, dan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) naik 30,72 persen menjadi Rp 200.

Saham-saham yang ditransaksikan melemah; PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun 2,52 persen menjadi Rp 11.600, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 0,96 persen menjadi Rp 15.450, PT Astra International Tbk (ASII) turun 0,3 persen menjadi Rp 33.150, dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) turun 1,94 persen menjadi Rp 3.800.  (Hendra Soeprajitno/Kontan)

Editor: Edj   |   Sumber :KONTAN Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.