Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 23:55 WIB
Hanura Minta Boediono dan Sri Mulyani Nonaktif
Imam Prihadiyoko | made | Senin, 23 November 2009 | 22:15 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Fraksi Partai Hanura Saleh Husen meminta Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk nonaktif. Pasalnya, keduanya merupakan saksi kunci yang dianggap sangat mengetahui proses penyaluran dana Bank Century yang ilegal, ketika mereka duduk sebagai Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan.

"Mereka berdua, harus nonaktif dulu untuk sementara, agar bisa memberikan keterangan dan menceritakan apa adanya, tentang yang sesungguhnya terjadi terhadap kasus bank Century yang angketnya sedang dipersiapkan DPR," ujar Saleh di Jakarta, Senin (23/11) malam.

Setelah kasusnya ada kejelasan, menurut Saleh, maka Boediono dan Sri Mulyani bisa kembali aktif, jika mereka berdua ada di pihak yang benar.

"Namun, kalau tidak betul, maka mereka harus siap say good bye," ujar Saleh.