Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 11:34 WIB
Orang Indonesia Kian Royal Belanja di Luar Negeri
| Edj | Selasa, 24 November 2009 | 14:28 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Sektor pariwisata alias jasa perjalanan mengalami penurunan nilai surplus. Ini terungkap dari rincian neraca pembayaran Indonesia di kuartal tiga 2009. Pada kuartal tiga tahun ini, nilai surplus sektor pariwisata menjadi sebesar 223 juta dollar AS atau turun 10,08 persen dari periode sebelumnya yang mencapai 248 juta dollar AS.

Penyebabnya, pengeluaran devisa turis lokal yang melancong ke luar negeri semakin besar. Selama kuartal tiga, uang wisatawan domestik yang dihabiskan di luar negeri mencapai 1,441 miliar dollar AS (sekitar Rp 14 triliun) atau naik 8,9 persen dari kuartal dua lalu sebesar 1,323 miliar dollar AS.

Sayangnya, belanja turis lokal di luar negeri yang semakin tinggi tersebut tidak diimbangi dengan akselerasi belanja turis asing di negeri kita. Tercatat, selama kuartal tiga kemarin, turis asing menghabiskan uang sebanyak 1,664 miliar dollar AS atau "hanya" naik 5,85 persen dari posisi kuartal dua sebesar 1,572 miliar dollar AS.

Nah, karena peningkatan pengeluaran turis lokal lebih banyak daripada pengeluaran turis asing di Indonesia, surplus neraca sektor pariwisata menjadi tertekan. Sepanjang kuartal tiga, pelancong lokal yang berpelesir ke mancanegara mencapai 1.495.000 orang.

Tujuan wisata para turis domestik ke luar negeri masih terkonsentrasi di negara-negara kawasan ASEAN. Terbanyak adalah di Singapura (43,9 persen). Lalu di Malaysia sebesar 25,4 persen, disusul Thailand, Australia, dan Amerika Serikat.  (Ruisa Khoiriyah/Kontan)

Sumber :
KONTAN