KOMPAS
Selasa, 9 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Menkeu: Keputusan KSSK Tidak Misterius!
Selasa, 24 November 2009 | 20:20 WIB
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Aktivis menyajikan aksi teaterikal di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (13/11). Mereka menuntut pemerintah segera mengusut tuntas kasus Bank Century.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com -  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa keputusan yang dibuat oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terkait penyelamatan Bank Century tidak bersifat misterius serta tidak mengandung unsur kepentingan dari pihak mana pun.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Departemen Keuangan, Jakarta, Selasa (24/11). "Keputusan tidak misterius, tetap akuntabel. Tidak ada konflik kepentingan," ujarnya.

Pernyataan tersebut dilontarkannya terkait pemberitaan yang dinilai memojokkan posisinya dan anggota KSSK lainnya beberapa hari terakhir. "Ada info (notulensi rapat) yang dibocorkan, diambil bagian-bagian yang menegangkan dan menarik. Tapi itu tidak merangkum seluruh episode," ujarnya.

Menkeu pun mengaku siap untuk diselidiki lebih lanjut apabila ditemukan adanya indikasi tindak kriminalitas. "Kalau ada oknum, silahkan diinvestigasi. Kami siap diaudit, apa yang menjadi dasar pertimbangan, memberi info transparan, sesuai kewenangan, dan dilihat dari seting yang ada." ujarnya.

Kendati mengaku siap, namun Menkeu juga meminta perlindungan hukum. Pasalnya, menurutnya, pihaknya hanya mengambil keputusan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Untuk pembuat kebijakan seperti kami juga perlu mendapat perlindungan hukum," tandasnya.

Penulis: ANI   |   Editor: made Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.