KOMPAS
Selasa, 9 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Tiga Surat Utang Direstrukturisasi
Rabu, 25 November 2009 | 17:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan DPR RI sepakat untuk mengonversi tiga seri surat utang (SU) menjadi Surat Utang Negara (SUN) yang dapat diperdagangkan, melalui Panitia Kerja (Panja) awal tahun 2010. Adapun ketiga jenis surat tersebut adalah SU-002, SU-004, dan SU-007.

"Tim teknis ALM (asset liability management) sepakat mengenai pembahasan penghapusan sebagian pokok SU-007 eks indeksasi dilakukan dalam satu paket dengan usulan konversi SU-002, SU-004, dan SU-007 menjadi SUN tradable agar terlihat dampaknya terhadap keuangan Bank Indonesia secara keseluruhan," papar Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution, dalam Rapat Kerja bersama Mepkeu dan Komisi XI DPR RI mengenai restrukturisasi tiga SU tersebut, Rabu (25/11).

Sementara Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu menambahkan, konversi tersebut nantinya bisa digunakan untuk memperkuat neraca keuangan pemerintah dan BI. "Jadi manfaatnya dia bisa jadi instrumen kebijakan moneter," ujarnya seusai rapat kerja tersebut.

Sebagai catatan, pada 11 Oktober 2006, pemerintah bersama BI melakukan restrukturisasi terhadap SU-002 dan SU-004. Selanjutnya, tunggakan bunga dan indeksasi SU-002 dan SU- 004 sejak 1999 sampai 31 Desember 2005 didudukkan dengan menerbitkan SU-007 pada tanggal 24 November 2006 sebesar Rp 54,86 triliun yang berasal dari tunggakan bunga SU-002 dan SU-004 sebesar Rp 16,93 triliun, dan indeksasi SU-002 dan SU-004 sebesar Rp 37,93 triliun.

SU-007 diangsur setiap 6 bulan sekali dimulai tanggal 1 Februari 2007 sampai 1 Agustus 2025 dengan jumlah angsuran progresif eksponensial dan suku bunga 0,1 persen per tahun. Sampai saat ini, pemerintah telah membayar empat kali sebesar Rp 3,46 triliun sehingga pokok SU-007 tersisa sebesar Rp 51,39 triliun.

Penulis: ANI   |   Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.