KOMPAS
Selasa, 9 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Belum Berkualitas
Laporan wartawan KOMPAS Dwi Bayu Radius
Rabu, 25 November 2009 | 21:22 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Laju pertumbuhan ekonomi (LPE) pada masa Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I dinilai belum berkualitas. Angka LPE memang cukup baik dengan pertumbuhan tetap positif meski sempat terjadi krisis global namun jumlah penduduk miskin tetap banyak.

Demikian dikatakan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Ina Primiana dalam diskusi t erbuka bertema 100 Hari Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Masa Depan Kaum Buruh Indonesia di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, Rabu (25/11).

Angka LPE pada tahun 2008 misalnya, sekitar 6 persen namun penduduk miskin masih banyak, sekitar 9,4 juta orang. Selain itu, kasus kelumpuhan atau gizi buruk masih ditemukan di berbagai desa. Kondisi perekonomian makro memang stabil namun sektor riil mengalami penurunan.

Pada masa KIB I, 10 kebijakan dikeluarkan untuk mendorong dunia usaha namun hingga tahun 2009 hasilnya dinilai belum maksimal. Berbagai kebijakan pun belum menyentuh persoalan ekonomi rakyat lapisan bawah. Padahal, Indonesia memiliki potensi perekonomian yang besar.

Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.