Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 00:12 WIB
Mulai Ditinggal Libur, Rupiah Melemah
| Edj | Kamis, 26 November 2009 | 10:45 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Staf penukaran valuta asing di Kwitang, Jakarta menghitung mata uang dollar AS.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com -  Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antar bank Jakarta, Kamis (26/11) pagi melemah 21 poin menjadi Rp 9.411-Rp 9.425 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 9.390-Rp 9.400, karena pelaku kembali melepas mata uang lokal itu.

"Meski rupiah melemah, namun posisinya dinilai masih cukup baik berkisar Rp 9.400 sampai Rp 9.450 per dollar," kata pengamat perbankan Fauzi Ichsan di Jakarta, Kamis.

Fauzi mengatakan, rupiah masih ada peluang untuk naik mendekati angka Rp 9.300 per dollar, karena faktor fundamental ekonomi Indonesia yang cukup baik. "Kami optimis menjelang akhir tahun rupiah akan menguat hingga mendekati angka Rp 9.300 per dollar," ujarnya.

Faktor utama yang mendorong rupiah menguat, menurut dia apabila bursa Wall Street kembali membaik dan berimbas pada bursa regional yang pada gilirannya mendorong harga saham di bursa efek Indonesia (BEI). "Indonesia masih diminati asing yang ingin menginvestasikan dananya, karena memberikan keuntungan yang lebih baik ketimbang pasar Asia lainnya," ucapnya.

Untuk saat ini, rupiah agak tertekan setelah hari sebelumnya menguat, karena pelaku melepas untuk mencari untung. Rupiah sebenarnya sempat berada di bawah angka Rp 9.400 yakni Rp 9.390 per dollar, namun posisi itu tidak bertahan lama, karena pelaku lebih cenderung mencari untung. "Perdagangan valas juga tidak begitu ramai, karena sebagian pelaku sudah meninggalkan pasar mempersiapkan diri menyambut hari raya Idul Adha," tuturnya.

Ia mengatakan, melemahnya rupiah diperkirakan tidak akan berlangsung lama dan pada awal pekan depan kembali membaik, karena sentimen positif pasar masih mendukung.

Sumber :
ANT