SOLO, KOMPAS.com - Kantor Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Solo menggelar Pameran Produk Unggulan dan Potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Balai Kota Solo. Pameran yang dimulai Kamis (26/11) akan berlangsung hingga Minggu (29/11).
Pembukaan kegiatan pameran yang dihadiri Pemimpin Kantor BI Solo Dewi Setyowati dan Wali Kota Solo Joko Widodo, ditandai dengan pelepasan balon berhadiah di halaman Balai Kota Solo.
Pameran diikuti 138 UMKM di Kota Solo dan sekitarnya, termasuk Perbankan Syariah, digelar di dalam Pendapi Gede Balai Kota Solo hingga ke hal aman balai kota di sekitar Pendapi Gede. Berbagai produk unggulan, terutama batik dari berbagai UMKM di Kota Solo, baik dari Kampoeng Batik Laweyan maupun Kampung Batik Kauman.
Beragam kostum dengan model batik mulai dari batik tulis, batik cap, campuran batik tulis dan batik cap, hingga batik tekstil (printing) dengan harga promosi, dijual di pameran ini. Selain itu, juga ditampilkan berbagai kerajinan tangan dari UMKM, terutama kerajinan kelompok usaha perempuan di Kota Solo, seperti souvenir, perhiasan, sepatu, sandal, tas dari batik.
Sejumlah koperasi sekolah juga ikut dalam pameran ini, menampilkan produk kerajinan tangan karya siswa, termasuk produk makanan. Dewi Setyowati berharap pameran ini akan semakin mengenalkan produk-produk unggulan dari UMKM.
