KUDUS, KOMPAS.com--Pembuat Patung Sosrokartono Bambang Dalyoko mengatakan untuk menyelesaikan pembuatan Patung Sosrokartono hingga membentuk patung perunggu membutuhkan dana hingga ratusan juta lebih.
"Sedangkan dana yang kami peroleh belum mencapai ratusan juta sehingga tahapan proses pembuatannya baru mencapai empat tahap dari delapan tahapan yang harus dilakukan," ujarnya di Kudus, Sabtu.
Ia memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk membuat Patung Sosrokartono hingga membentuk patung perunggu berkisar antara Rp700 juta hingga Rp750 juta. "Harga ini tentu harus disesuaikan dengan harga material pendukungnya," ujarnya.
Sedangkan dana yang diterima untuk pembuatan patung pada tahun 2004, hanya sekitar 20 persennya.
"Tentu, dana yang ada tidak cukup untuk membiayai pembuatan hingga membentuk patung perunggu," ujarnya.
Sementara patung yang ada saat ini, masih berbentuk fiber glass dan belum menyatu antar bagiannya hingga membentuk sebuah patung utuh.
"Berat patung yang memiliki ketinggian sekitar empat meter dan diameter berkisar antara 2,5 meter hingga 3 meter tersebut mencapai 5 ton lebih," ujarnya.
Awalnya,proses pembuatan patung tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 12 bulan sehingga pada tahun 2005 patung tersebut seharusnya bisa dipasang di Taman Budaya.
"Proses pembuatan patung dalam bentuk fiberglass hanya membutuhkan waktu empat bulan. Tetapi, karena dana tambahan tidak kunjung cair proses pengerjaannya tertunda hingga sekarang," ujarnya.
Sebelumnya,pihaknya juga berencana melakukan presentasi di hadapan anggota DPRD Kudus yang menjabat pada tahun 2004.
"Kelihatannya ada beberapa informasi yang perlu diluruskan. Terutama anggaran sebesar Rp150 juta bisa menjadi patung. Dimungkinkan belum mengetahui patung tersebut akan diselesaikan hingga membentuk patung perunggu," ujarnya.
Bupati Kudus saat masih dijabat oleh Bupati M Tamzil,sempat melakukan inspeksi ke lokasi pembuatan patung. "Seingat saya pada H-3 Lebaran tahun 2004," ujarnya.
Terkait dengan pemanggilan Polres Kudus terkait adanya dugaan korupsi pada proyek pembuatan patung tersebut,pihaknya sudah memenuhi pemanggilan polisi untuk memberikan sejumlah klarifikasi.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kudus Iptu Suwardi mengungkapkan pihaknya telah memeriksa sejumlah pihak terkait seperti saksi pelapor Amat Soleh dari Forum Peduli Kesejahteraan dan Keadilan (FMPKK), Bendahara Disparbud Kudus dan kades setempat juga dimintai keterangannya terkait dugaan korupsi proyek pembuatan patung Sosrokartono tersebut.
Menurutnya, dana proyek pembuatan patung yang dikeluarkan sejak 2004, seharusnya sudah dapat diwujudkan dalam bentuk patung. "Namun hingga saat ini patung tersebut belum berada di lokasi yang sudah direncanakan sebelumnya," ujarnya.
Sosrokartono merupakan kakak kandung RA Kartini yang memilih menjadi wartawan perang pertama dari Indonesia yang meliput Perang Dunia I untuk koran The New York Herald.
Sosrokartono yang lahir 10 April 1877 dan meninggal 8 Februari 1952 itu dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Sedomukti, Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.
Untuk mengenang nama Sosrokartono, Pemkab Kudus mencoba menempatkan sosok Sosrokartono pada ruang terhormat dengan membuatkan patung yang akan dipasang di Taman Budaya.