BOGOR, KOMPAS.com - Sistem persinyalan kereta rel listrik (KRL) Pasarminggu-Manggarai, Senin (30/11), rusak. Akibatnya ribuan penumpang di Bogor dengan tujuan Jakarta telantar.
Penumpukan penumpang terjadi sejak Senin pagi. Mereka harus menunggu hingga satu jam bahkan lebih karena KRL terlambat tiba di Stasiun KA Bogor. Sejumlah penumpang terpaksa batal menggunakan KRL dan beralih naik bus atau kendaraan lainnya menuju Jakarta.
“Sudah satu jam kereta belum datang juga, kalau begini jam berapa sampai di Jakarta?” ujar Hendro (35), karyawan yang berkantor di daerah Manggabesar, Jakarta Barat, saat ditemui Warta Kota di Stasiun Bogor, Senin pagi.
Hendro mengatakan, gangguan sinyal itu menyebabkan pemberangkatan KRL ikut terganggu. Pasalnya, banyak rangkaian kereta yang akan menuju ke Bogor ataupun sebaliknya tertahan di Stasiun KA Manggarai dan Pasarminggu, Jakarta Selatan.
”Kejadian seperti ini tidak hanya hari ini, tapi dari kemarin (Minggu) dan sebelumnya sinyal juga kerap rusak. Tapi, karena kemarin hari libur, jadi penumpukan penumpang tidak sebanyak hari ini,” katanya.
Hal senada dikatakan Ny Ari Purwanti (43), warga Ciampea, Kabupaten Bogor. Wanita yang berkantor di daerah Tanahabang I ini harus menunggu hingga dua jam karena kereta terlambat datang.
”Tapi pas ke sini, keretanya baru jalan. Terpaksa menunggu hampir satu jam lebih kereta baru datang dari Jakarta,” kata wanita berkacamata ini.
Ia mengatakan, karena kereta yang datang terlambat akibatnya penumpang menumpuk. “Saya harus berebut agar bisa naik ke kereta. Biasanya, kalau penumpang penuh banyak copetnya,” ujarnya.
Pantauan Warta Kota di Stasiun Bogor hingga Senin petang, ribuan penumpang masih menumpuk. Mereka menunggu di peron stasiun bahkan tidak sedikit yang duduk dekat rel maupun lantai stasiun.
“Kalau tahu begini, saya naik bus. Tapi sudah siang begini mau gimana lagi, saya bawa anak‑anak lagi,” ujar Rohim, warga Sindangbarang, Bogor Barat.
Kepala Stasiun KA Bogor Agus Sutardiman mengatakan, kerusakan sinyal antara Pasarminggu-Manggarai akibat ada seorang penumpang yang tersengat listrik, Minggu (29/11) malam.
Akibatnya, sinyal KRL mengalami kerusakan cukup serius. “Saya tidak tahu sampai kapan sinyal akan kembali normal, karena saat ini masih dalam perbaikan,” ujarnya. (wid)
