KOMPAS
Selasa, 9 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Anggota Cairns Kecewa Hasil Perundingan Doha
Laporan wartawan KOMPAS Anastasia Joice
Selasa, 1 Desember 2009 | 07:49 WIB

GENEVA, KOMPAS.com — Negara-negara pengekspor yang tergabung dalam Cairns merasa perundingan Putaran Doha di Qatar tidak terlalu banyak kemajuan.

"Kami kecewa dengan kemajuan yang sangat terbatas dalam menjembatani perbedaan pandangan mengenai modalitas produk pertanian," ujar Menteri Perdagangan Australia Simon Crean di Geneva, Senin (30/11). Modalitas yang dimaksud adalah formula yang sangat luas mengenai pemotongan tarif.

Namun, menurut Menteri Perdagangan Mari Pangestu, sebenarnya sudah ada perkembangan di antara anggota Cairns, misalnya masalah perlindungan terhadap produk pertanian (special safeguard mechanism/SSM).

"Tahun lalu ada negara yang agak sulit menerima, seperti Thailand dan Kosta Rika. Namun, sekarang mereka telah dapat mengerti. Dengan adanya SSM, mereka takut pasar mereka terganggu. Padahal, kalau ada volume panen yang besar dan harga turun, dengan SSM kita punya mekanisme untuk membantu petani," ujar Mari.

Cairns merupakan organisasi negara pengekspor yang terdiri atas 19 negara. Negara anggota Cairns antara lain adalah Argentina, Australia, Bolivia, Brasil, Kanada, Cile, Kolombia, Kosta Rika, Guatemala, Indonesia, Malaysia, Selandia Baru, Pakistan, Paraguay, Peru, Filipina, Afrika Selatan, Thailand, dan Uruguay. Nilai ekspor pertanian dari ke-19 negara tersebut setara dengan 25 persen nilai ekspor pertanian di dunia.

Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.