JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pelaku pasar tidak perlu khawatir terhadap dampak krisis Dubai World bagi perekonomian Indonesia.
"Sikap yang terbaik adalah tidak terlalu eksesif ketakutan," ujar Menkeu di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (2/12).
Kendati demikian, dia mengakui, kondisi ini perlu diwaspadai. Sebab, krisis Dubai World menunjukkan bahwa kondisi perekomian belum stabil dan krisis masih belum selesai. Menkeu mengatakan, konsorsium Dubai World ini hanya merupakan salah satu perusahaan yang jatuh. Dikhawatirkan, masih ada lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang bakal mengalami hal yang sama dan membawa sentimen negatif bagi perekonomian dunia.
"Krisis ini belum selesai. Jadi, masih ada beberapa lembaga keuangan dan perusahaan yang bisa menimbulkan sentimen negatif dengan restrukturnya," kata Sri Mulyani.
