Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 23:01 WIB
Bimbang, Wall Street Bervariasi
| Edj | Kamis, 3 Desember 2009 | 08:00 WIB
|
Share:

NEW YORK, KOMPAS.com - Saham AS di Wall Street pada perdagangan Rabu (2/12) waktu setempat, berakhir bervariasi karena investor mempertimbangkan hasil survei mengenai kehilangan pekerjaan lebih lemah dari perkiraan dan nada optimistis dari laporan "Beige Book" Federal Reserve (Bank Sentral AS).

Dow Jones Industrial Average turun 18,90 poin (0,18 persen) ditutup pada 10.452,68 dalam sebuah sesi yang fluktuatif sehari setelah indeks blue-chip "rally" ke penutupan tertinggi 14-bulan.

Indeks komposit saham teknologi Nasdaq bertambah 9,22 poin (0,42 persen) menjadi 2.185,03 dan indeks Standard & Poor’s 500 naik tipis 0,38 poin (0,03 persen) menjadi 1.109,24

Tindakan pasar muncul setelah sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan pembayaran gaji ADP menunjukkan hilangnya 169.000 pekerjaan sektor swasta pada November, sebuah angka yang menunjukkan pasar tenaga kerja lebih lemah daripada kebanyakan perkiraan.

Namun, Robert Brusca dari FAO Economics mengatakan laporan menunjukkan bahwa "keseimbangan pasar kerja sudah membaik."

Pasar juga mencerna Beige Book dari The Fed, yang mengatakan kondisi kemajuan ekonomi AS "moderat" di antara tanda-tanda perbaikan dalam pasar tenaga kerja yang bermasalah. "The Beige Book adalah konsisten dengan pandangan kami bahwa pemulihan mendapatkan traksi," kata Peter Newland dari Barclays Capital.

Laporan "adalah yang paling bersemangat berbulan-bulan, tapi tidak menyarankan para pembuat kebijakan dapat menurunkan penjagaan mereka," catat Ryan Sweet di Moody’s Economy.com.

"Sementara beberapa anekdot Beige Book yang menunjukkan perbaikan, Fed akan menunggu lebih banyak bukti bahwa pengangguran telah mencapai puncaknya dan pemulihan terus-menerus sebelum menarik mundur stimulus moneter."

Fred Dickson dari DA Davidson & Co mengatakan para investor sedang menunggu laporan pemerintah yang lebih signifikan tentang pengangguran dan gaji pada Jumat. "Kabar baiknya adalah jumlah kehilangan pekerjaan setiap bulannya mengalami penurunan mantap," katanya.

Sumber :
ANT, AFP