Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 07:01 WIB
Telkom Mengaku Belum Bicara dengan Bakrie
| Edj | Kamis, 3 Desember 2009 | 16:02 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menyatakan belum melakukan pembicaraan dengan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), terkait rencana penggabungan unit bisnisnya berbasis code division multiple access (CDMA) bermerek Flexi dengan produk sejenis milik BTEL, Esia.

“Telkom hingga saat ini belum mempunyai rencana/memutuskan untuk mengakuisisi operator telekomunikasi mana pun meskipun analisis terhadap lingkungan bisnis tetap dilakukan,” sebut Vice President Public & Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, di Jakarta hari ini (3/12).

Diakuinya Telkom memang mempunyai program untuk melakukan merger dan akuisisi sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis perusahaan sepanjang sesuai dengan bisnis telecommunication, information, media, and edutainment (TIME), tetapi semuanya masih dalam kajian internal. “Guna mengakuisisi sebuah perusahaan tidak sesedarhana yang diperkirakan karena memerlukan kajian yang mendalam dan komprehensif,” tegas Eddy.

Menurutnya, guna meningkatkan revenue ataupun keperluan ekspansi bisnis dalam layananan CDMA, Telkom masih mengandalkan layanan fixed wireless access (FWA) Flexi. “Di tengah persaingan yang cukup ketat, Flexi terus memperlihatkan pertumbuhan yang cukup berarti,” ujarnya.

Pelanggan Flexi hingga November 2009 telah mencapai sekitar 15,5 juta pelanggan, berarti tumbuh lebih dari 60 persen dibanding periode yang sama
pada 2008. “Melihat pertumbuhan Flexi yang mengesankan tersebut, pada tahap sekarang akan fokus membesarkan layanan ini," tambah dia.