JAKARTA, KOMPAS.com - Naiknya harga emas hingga mencapai nilai di atas 1.200 dollar per ounce ternyata tidak menyurutkan sepenuhnya minat para konsumen terhadap emas. Erwin (40) seorang pedagang emas di Jakarta saat ditemui Kompas.com Kamis (3/12) mengaku, jumlah transaksi jual beli di tokonya tidak lantas menurun akibat tingginya harga emas saat ini.
Menurut Erwin, justru ada sebagian pelanggannya yang berminat membeli emas ketika harga emas sedang merangkak naik seperti sekarang ini, dengan harapan harga emas akan terus melonjak tinggi sehingga mereka mendapat keuntungan yang berlipat ganda. Tujuannya adalah investasi.
Mereka membeli emas saat harganya merangkak naik kemudian untuk memperoleh keuntungan yang besar, mereka akan menjualnya pada saat harga emas dirasa sudah mencapai posisi harga yang sangat tinggi. "Beberapa pelanggan saya justru memburu emas saat sekarang-sekarang ini karena mereka pikir emas masih akan terus naik, nggak berhenti di harga sekarang ini. Kalo emasnya naik lebih tinggi lagi, mereka akan jual. Dapatlah mereka untung besar," ujar Erwin.
Namun diakui Erwin bahwa sebenarnya dirinya sanksi jika emas akan naik ke harga yang lebih tinggi dari posisi harga saat ini karena menurutnya harga emas cenderung akan turun drastis setelah melonjak naik.
