JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia, Senin (7/12) pada pembukaan pasar naik tipis terpicu oleh membaiknya sejumlah saham murah yang diburu pelaku pasar.
IHSG naik 0,11 persen menjadi 2.514,243 atau bertambah 2,698 poin dan indeks LQ-45 menguat menjadi 498,264 meningkat 0,58 poin atau 0,12 poin.
Pialang PT Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah di Jakarta, Senin mengatakan, pasar saham masih positif, karena pelaku pasar masih membeli saham meski agak selektif. "Pembelian saham yang belum besar mampu mendorong indeks BEI terus naik hingga menjadi angka 2.500 poin," katanya.
Menurut Alfiansyah, pembelian saham oleh pelaku pasar terjadi karena pasar saham Indonesia dinilai masih dapat memberikan gain yang tetap tinggi. "Apalagi Indonesia dinilai merupakan pasar potensial dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat," ucapnya.
Indonesia, lanjut dia,pada tahun depan ekonominya diperkirakan akan dapat tumbuh lebih tinggi dibanding tahun ini, apalagi krisis keuangan global sudah meninggalkan dasar-dasar krisis.
"Kami optimis dengan makin membaiknya ekonomi Indonesia, maka investor asing yakin Indonesia masih merupakan pasar yang perlu digarap lebih jauh," ucapnya.
Saham-saham yang mengalami kenaikan antara lain saham Telkom naik Rp 50 menjadi Rp 9.300, saham United Tractor menguat Rp 50 menjadi Rp 15.300, saham Astra Internasional bertambah Rp 50 menjadi Rp 33.250.
