Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 01:02 WIB
Adban Polonia Belum Izinkan Garuda Terbang
Andy Riza Hidayat | made | Kamis, 10 Desember 2009 | 19:43 WIB
|
Share:

KOMPAS/ANDY RIZA HIDAYAT
Pesawat Garuda jenis Boeing 737-400 mengalami kempis empat ban di bagian belakang, Rabu (9/12/09) di Bandara Polonia, Medan, pukul 09.30. Kempis ban ini disebabkan rem pesawat lengket sehingga ban bergesekan dengan landasan. Akibatnya seluruh jadwal penerbangan baik kedatangan maupun keberangkatan di Bandara Polonia tertunda. Pesawat rencananya terbang menuju Jakarta membawa 134 penumpang.

TERKAIT:

MEDAN, KOMPAS.com - Administratur Bandara Polonia Medan belum memberi izin terbang pesawat Garuda Boeing 737-400 dengan nomor regristrasi PK GWT. Pesawat baru bisa berangkat setelah menjalani pemeriksaan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Departemen Perhubungan.

"Kami belum dapat konfirmasi hasil pemeriksaan tim DKUPPU. Keterangan lebih lengkap silahkan menanyakan pihak Garuda," kata Ketua Kelompok Pengawas Operasi Pesawat Udara Bandara Polonia, Robert M Hutagalung, di Medan, Kamis (10/12/09).

Robert mengatakan, kini pesawat tersebut berada di hanggar Pangkalan TNI Angkatan Udara Medan, yang letaknya satu kawasan dengan Bandara Polonia. Di tempat ini proses perbaikan kerusakan dan pemeriksaan tim DKUPPU berlangsung.

Sales Manager Garuda Indonesia Cabang Medan, Mochammad Yunus membenarkan bahwa pesawat belum terbang. Petugas di lapangan, katanya, sedang melakukan perbaikan.

Sehari sebelumnya pilot pesawat Garuda PK GWT Triatmoko tak bisa mengendalikan rem saat akan terbang dari Medan menuju Jakarta. Hal ini mengakibatkan empat ban belakang pesawat kempis. PT Angkasa Pura II Polonia mentutup operasional bandara selama 4 jam 40 menit. Selama penutupan 25 penerbangan tertunda dan empat di antaranya melakukan pengalihan pendaratan ke ke Pekanbaru (Riau) dan Batam (Kepulauan Riau).