JAKARTA, KOMPAS. com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melaju di jalur positif. IHSG pada penutupan perdagangan Jumat (11/12/2009) menangguk 1,31 persen ke level 2.519,099.
Penguatan IHSG terpicu aksi beli besar-besaran investor. Tak heran, semua sektor pada perdagangan hari ini mengalami kenaikan. Perdagangan juga cukup ramai, di mana 119 saham harganya naik, 54 saham harganya turun, dan 74 saham harganya tidak mengalami perubahan. Volume transaksi perdagangan sebesar 3,53 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,42 triliun.
Sebenarnya sentimen dari bursa saham utama Asia yang sebelumnya kompak menghijau tidak sekuat sebelumnya. Sebab pada penutupan sore ini, tidak semua bursa saham Asia ditutup naik. Indeks Nikkei 225 naik 2,48 persen ke level 10.107,87, indeks Hang Seng naik 0,93 persen ke level 21.902,11, indeks Shanghai turun 0,21 persen ke level 3.247,32, indeks Kospi naik 0,25 persen ke level 1.656,9, dan indeks Strait Times naik 0,75 persen ke level 2.802,84.
Hampir semua saham-saham unggulan harganya naik. Saham-saham yang masuk daftar saham top gainers dalam rupiah adalah; PT Astra International Tbk (ASII) naik 2,26 persen menjadi Rp 34.000, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 3,11 persen menjadi Rp 19.900, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 24,44 persen menjadi Rp 2.800, PT Astra Otomotif Tbk (AUTO) naik 6,19 persen menjadi Rp 6.000, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik 3,7 persen menjadi Rp 9.800.
Sedang saham-saham yang harganya turun paling besar dan masuk jajaran top losers dalam rupiah adalah; PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) turun 4,49 persen menjadi Rp 3.850, PT Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA) turun 4,85 persen menjadi Rp 2.450, PT Bank Tabungan Pensiun Negara Tbk (BTPN) turun 2,6 persen menjadi Rp 3.750, PT Bank Permata Tbk (BNLI) turun 10 persen menjadi Rp 810, dan PT Tunas Ridean Tbk (TURI) turun 3,31 persen menjadi Rp 1.750. (Sopia Siregar/Kontan)
