NEW YORK, KOMPAS.com - Wall Street naik ke level tertinggi baru 2009 pada Senin (14/12/2009) waktu setempat, di tengah "rally" global karena sentimen positif oleh sebuah kejutan rencana bantuan untuk Dubai dan rencana Citigroup untuk keluar dari bail out pemerintah AS.
Kesepakatan pengambilalihan besar di sektor energi di mana ExxonMobil setuju untuk membeli XTO Energy juga membantu menjaga suasana hati positif, walaupun kenaikan tertutupi oleh kehati-hatian atas pertemuan kebijakan moneterFederal Reserve minggu ini.
Dow Jones Industrial Average naik 29,55 poin (0,28 persen) menjadi 10.501,05, penutupan terbaik sejak 1 Oktober 2008. Indeks komposit saham teknologi Nasdaq naik 21,79 poin (0,99 persen) ke 2.212,10 dan indeks Standard & Poor’s 500 menambahkan 7,70 poin (0,70 persen) menjadi 1.114,11.
Tindakan pasar terjadi setelah harga saham Dubai melonjak lebih dari 10 persen, didukung oleh pemberian 10 miliar dollar AS dari Abu Dhabi untuk membantu mengatasi utang pengembang properti Nakheel dan perusahaan induknya Dubai World.
Di Amerika Serikat, keputusan Citi untuk membayar 20 miliar dollar AS dari Troubled Asset Relief Program (TARP) di bawah rencana untuk keluar dari bail out membantu sentimen, demikian pula kesepakatan ExxonMobil 41 miliar dollar AS, salah satu yang terbesar tahun ini.
"Peningkatan kepercayaan pasar kredit global, dikombinasikan dengan pertimbangan akuisisi di (sektor) komoditas membantu otot indeks pasar utama lebih tinggi hari ini," kata Andrea Kramer dari Schaeffer’s Investment Research.
Beberapa analis mengatakan kenaikan bertahan dalam pengendalian hati-hati jelang hasil pertemuan dua hari kebijakan Federal Reserve yang dibuka Selasa. "Momentum harga di pasar saham terhenti minggu lalu," kata Fred Dickson, ahli strategi pasar DA Davidson & Co. "Kami tidak memperkirakan untuk melihat banyak kenaikan sampai setelah pengumuman Fed pada Rabu."
Meskipun Fed telah memberi isyarat, pihaknya tidak mungkin untuk menghentikan suku bunga mendekati nol dan program likuiditas khusus untuk merangsang ekonomi, Dickson mengatakan bahwa "biasanya investor bereaksi terhadap perubahan kata-kata kecil pernyataan Fed."

